Tags

, , ,

Saya mendapat kiriman email berantai berupa artikel yang menarik, yang menjelaskan kenapa kita harus minum air putih setidaknya 2 liter setiap hari. Mungkin beberapa efek dari kurangnya minum air sudah saya rasakan ketika saya harus minum obat sakit kepala setiap hari dan setiap saya ke dokter selalu di berikan vitamin penambah darah, hingga akhirnya sakit di kepala tak kunjung selesai. dan kemudian fakta itu terungkap ketika secara kebetulan saya menjalani tes darah di laboratorium sewaktu di minta untuk cek kesehatan ketika ingin masuk ke suatu persahaan. Dari hasil lab ternyata darah saya di golongkan darah kental dan dokter tidak memberikan obat atau vitamin apapun. beliau hanya menyarankan untuk banyak-banyak minum air dan meminta saya untuk minum air seduhan temulawak. Dan setelah membaca artikel ini saya-pun terkesiap akan efek-efek lainnya bila kita kekurangan mengkonsumsi air, silahkan anda baca….

Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu “Mengapa harus minum air putih banyak-banyak.. .?”

Well, sebenarnya jawabannya cukup “mengerikan” tetapi karena sebuah
pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa
dijelaskan sbb:

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.

Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%.Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah :

OTAK DAN DARAH.. .!!!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%,
Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari.
Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok .

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi .  Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari…?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya…?
Dengan jalan “menyedot” air dari komponen tubuh sendiri.Dari otak…?

Belum sampai segitunya (wihh…bayangkan otak kering gimana jadinya…), melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.

Saat melewati ginjal [ tempat menyaring racun dari darah ] Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ‘ kan …?

Nah saat darah kental meng alir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi “encer”, dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros
mengkonsumsi makanan dan oksigen,

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..[ ya wajarlah namanya juga kurang
makan….]

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung [ yang juga kerjanya tambah berat
bila darah mengental… ],maka serangan stroke bisa lebih lekas datang


Pada wanita, kekentalan darah dapat menyebabkan kesuburan berkurang, keguguran kandungan yg berulang-ulang,

Janin mati pada saat dalam kandungan, dan pre eklamsia pada masa kehamilan….

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan “investasi ” dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari- atau- “membayar bunga” lewat sakit ginjal atau stroke atau yg lain2….

Anda yang pilih…!