Tags

, ,

Sebenarnya yang akan saya bahas adalah metode MBTI (Myers Briggs Type Indicator). MBTI secara singkat adalah suatu instrumen psikologi yang sekarang digunakan secara internasional untuk membantu pribadi mendapat pemahaman diri sendiri. Bahkan dengan metode ini kitapun dapat menganalisa prilaku seseorang dan kecendrungannya untuk mengambil keputusan. MBTI sangat membantu dalam mengidentifikasi kekuatan dan kecenderungan dan dengan informasi tersebut, anda akan dapat memahami secara lebih baik motivasi dalam diri anda, dan hal apa saja yang perlu ditingkatkan. MBTI juga sangat membantu dalam memahami dan menghargai orang dengan kepribadian yang berbeda dengan anda. Setelah adanya riset dan pengembangan selama lebih dari lima puluh tahun, MBTI yang sekarang adalah instrumen yang paling sering digunakan secara luas untuk mengetahui perbedaan kepribadian secara normal.

MBTI sendiri pada dasarnya merupakan suatu peta psikologis yang bersandar pada empat dimensi utama yang saling berlawanan (dikotomis), yakni :

  • Extrovert (E) vs. Introvert (I). Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka bergaul, menyenangi interaksi sosial dengan orang lain, dan memfokuskan dirinya pada dunia luar. Untuk menyelesaikan suatu masalah type seperti ini biasanya senang sekali membicarakannya kepada orang lain (yang dia percayai dan hormati) Sebaliknya tipe introvert adalah mereka yang senang menyendiri, reflektif, dan tidak begitu suka bergaul dengan banyak orang. Orang introvert lebih suka mengerjakan aktivitas yang tidak banyak menutut interaksi semisal membaca, menulis, dan berpikir secara imajinatif.
  • Sensing (S) vs. Intuitive (N). Tipe dikotomi kedua ini melihat bagaimana seseorang memproses data. Sensing memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, factual facts, dan melihat data apa adanya. Sensing adalah pengamat kejadian sekitarnya dan sangat terlatih dalam mengenali situasi praktis. Sementara tipe intuitive memproses data dengan melihat pola dan impresi, serta melihat berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Intutive dapat membuat pola dari suatu kejadian/pekerjaan dan menciptakan kemungkinan-kemungkinan yang inovatif dari pola yang sudah dia pelajari.
  • Thinking (T) vs. Feeling (F). Tipe dikotomi yang ketiga ini melihat bagiamana orang berproses mengambil keputusan. Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan, mereka cenderung melihat hubungan sebab-akibat dari suatu situasi. Sementara feeling adalah mereka yang melibatkan perasaan, empati serta nilai-nilai yang diyakini ketika hendak mengambil keputusan, sehingga dalam mengambil keputusan cenderung mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan (perasaan) .
  • Judging (J) vs. Perceiving (P). Tipe dikotomi yang terakhir ini ingin melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging disini bukan berarti judgemental (atau menghakimi). Judging disini diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak secara sekuensial (tidak melompat-lompat), selalu patuh pada rencana yang sudah dibuat dan menyukai sesuatu yang mapan. Sementara sebaliknya adalah tipe perceiving adalah mereka yang bersikap fleksibel, adaptif, dan bertindak secara random untuk melihat beragam peluang yang muncul. Perencanaan dan keputusan yang mengikat menimbulkan perasaan yang tidak nyaman bagi mereka.
Foto training MBTI pada acara gathering kantor

Foto training MBTI pada suatu acara gathering

Setelah membaca garis besar ke 4 dimensi diatas anda bisa menilai di sisi mana anda pada tiap dimensi tersebut. Untuk dimensi Extrovert (E) vs. Introvert (I) misalnya, apakah kita cenderung berada pada sisi E atau I. Demikian juga untuk dimensi Sensing (S) atau Intuitive (N), kita berada pada sisi S atau N, demikian seterusnya. Karena terdapat empat dimensi, maka kemungkinan kombinasinya menjadi bisa beragam : bisa ENTJ, ISTP, ENFJ, dst. Masing-masing memberikan deskripsi yang unik untuk pola kepribadiannya. Dari kombinasi tersebut anda dapat mempelajari prilaku dan kecendrungan anda (bahkan orang lain) dalam menangani sesuatu pekerjaan maupun permasalahan. Sisi positif bila anda telah mempelajari MBTI ini setidaknya anda dapat Memahami diri sendiri, Memahami orang lain, Menghargai perbedaan, Pengembangan diri, Memilih karir, Team building, Penyelesaian konflik, Memperbaiki komunikasi.

Ssssttt bila anda penasaran ada kok situs yang dapat memberikan tes MBTI secara online menggunakan bahasa indonesia lagi. Bila anda tertarik untuk mencobanya silahkan klik disini

Semoga Membantu

ratdix