Tags

, ,

candra1 Sabtu kemarin gw bersilaturahmi ke rumah seorang Sahabat Tua sebut saja Candra, Kebetulan hari itu gw mengantarkan Istri dan Anak yang ingin bermain ke tempat nenek-nya di bilangan Halim Jakarta.

Biasanya Candra akan mampir begitu dia tau gw sedang berada Halim, namun kali ini gw-lah yang mengunjungi tempat tinggalnya dengan membawa sebuah Gitar Elecktric + Digital Efek Zoom.

Belum lama ini gw mengantarkan candra membeli sebuah Gitar Electric Merk ESP-LTD type H-100FM. Karena dia tidak memiliki sound sehingga dia sangat berharap sekali gw membawakan Sound & gitar Electric ketika ke halim agar dia bisa melihat dan membandingkan kualitas suara yang di hasilkan dari gitarnya tersebut. Ternyata suara gitarnya memang sedikit garang dari gitar gw he..he.. Jadilah Hari itu kita bermain gitar nggak ada capek-capeknya seperti ketika masih kuliah dulu. (Maaf jangan di anggap Narsis yah…)  Gw buka dengan memainkan “Arpegio From Hell” by Yngwie Malmsteen. Dilanjutkan Candra memainkan Cabikan melodi Marty Friedman di single Megadeth “Tornado Of Soul”. He..he.. memang Marty-lah salah satu gitaris ke banggaannya sedangkan gw lebih menyukai Jason Backer, partner dari marty di Goup musik Cacophony. Untuk menghormati permainan “Marty-nya” alunan melody “Altitudes” dari Jason Becker pun gw mainkan yang membuat candra jadi senyum-senyum kecut he..he..he..

mecandra2

Sedikit cerita tentang Candra, dia adalah teman sewaktu SMU, chandralah yang memperkenalkan gw dengan musik-musik cadas. Dulu gw sangat suka sekali dengan permainan gitar Pay Slank. Dan candra-lah yang membuka wawasan musik Rock dengan meminjamkan kaset Led Zeppelin-nya. Lalu kita bersama-sama berguru gitar selama 3 bulan ke seorang Gitaris yang belakangan gw tau ternyata mantan gitaris Bassis “Jet Liar” sebuah Group Rock Indonesia tempo Doeloe. Candra-pun menjadi murid kesayangan sang gitaris terlebih ketika candra memesan minta di buatkan Gitar Elektrik pada sang guru dengan bayaran Cash di muka. Tak pelak lagi koleksi gitar-gitar sang guru pun berhasil di bawa pulang sebagai jaminan, mulai dari Washburn merah Nuno Battencord, Gitar Schalloped fingerboard-nya Yngwie Malmsteen dan Gibson ala BB King sudah pernah menginap di rumah Chandra, sedangkan gw Cuma mesem-mesem karena Cuma bisa beli gitar elektrik lokal bermerek “Tender” dari pasar jatinegara seharga 60.000,- rupiah ha..ha..ha..

Semoga kita tetap mempunyai kesempatan untuk bermain-main sampai kita Tua yah Can….